Home » » Puisi : Merubah benda menjadi cahaya

Puisi : Merubah benda menjadi cahaya

Posted by Yoan logic
langit biru, Updated at: 11:57:00 AM

Posted by Yoan logic on Monday, September 17, 2012

Yang semakin terasa , anak laki-laki menekan masa lalu dan mimpinya, Sebuah hal yang lebih dari jalan kenangan, Melihat orang-orang ..itulah mereka yang baik.. ia menjadi bersentuhan , hatinya dengan bunga,, daun dan angin,,,aku mencintaimu partikel rahasia yang melewati dingin di wajahnya, semua telah disadarinya,, dan segala sesuatu ,, membuatnya beberapa kata menjadi waktu yang sangat terganggu,, pujian yang cantik anak-anak perempuan aku hanya ingin kembali masa lalu a
ku hanya ingin kembali tapi aku tak ingin kembali dan berputar..dari keras yang memanas menjadi air dari air yang memanas menjadi uap,, yang mendingin menjadi batu,, dan yang kusenangi itulah kenyataan hampir semua sudah tau ,,berlari sangat cepat menjadi negative.. tapi dalam kecepatan itu semua hanya akan menjadi cinta yang tanpa akhir,, cinta yang berlalu dan mengubahnya seperti daun-daun yang berguguran sinar hangat di pagi hari tentang ramahnya dunia,, aku menanti cahaya yang kupahami rahasianya aku ingin mengubah benda menjadi seperti matahari entah seperti apa rasa sakitnya ,,bisakah waktu mewujudkanya.. dan berlari cepat untuk sebelum hilangnya jalan kembali.. mengunci DNA,menciptakan massa,dan menangkap hal mustahil dalam tabung keabadian aku tau karna sebenarnya masa-masa itu akan membawa pergi bersama kenanganya dan kepastian yang tak bisa dirubah yang disebut hukum rasa rasa itu seperti pelukan seorang gadis yang wangi,suci dalam senyum tanpa tangisan cinta pertama, lubang hati masih bisa menenangkan mimpi terbesar manusia seseorang bisa mengubahnya menjadi cahaya,seseorang bisa menunjukkan jalannya jalan panjang tiga perempat yang meliuk-liuk indah dan pohon-pohon putih dengan cabang-cabangnya aku akan mengabadikanmu dalam duniaku yang berseri-seri karna kamu akan mengingatkanku tentang benda yang menjadi cahaya dan kembali menjadi sesuatu yang disebut kenyataan yang menyenangkan.. saat itu aku akan keluar rumah dan berjalan-jalan.. aku bilang ..aku mencintai seseorang dan terimakasih semua yang kau berikan padaku aku menyadarinya,biar aku tetap mengejarnya mengikuti rasa ingin tau tentang sebuah doa … jangan khawatir..aku tau … Endingnya nanti Logika yang tak bisa disangkal oleh keraguanpun …akan lenyap.. musik2 akan berhenti berbunyi Lukisan2 akan kehilangsn jiwanya Puisi-puisi akan kehilangan arti… Aku membicarakan sebuah mimpi yang berputar tak searah Dan seorang anak yang terbangun dari tidurnya, Dia sedang tak bisa berhenti dan beristirahat Keyakinan..harapan dan cinta… Keyakinan.. Harapan… Dan cinta..

Share This Post :

0 komentar:

 
Copyright © 2015 langit biru. All Rights Reserved
Template Johny Wuss Responsive by Creating Website and CB Design