Home » » puisi : cahaya natural

puisi : cahaya natural

Posted by Yoan logic
langit biru, Updated at: 5:02:00 PM

Posted by Yoan logic on Sunday, December 1, 2013


seorang teman meninggalkanku dalam masa lalu
dia pergi ke masa depan yang benar
semuanya terasa membingungkan
tapi masa lalu tetaplah tempatku sekarang
dalam hal yang bernama sedih,di sinilah tempatnya
motivasi yang di berikan orang2
hanya menjadi lagu temporer
saat di bawa tidur hanya terbawa dalam mimpi,
akhirnya aku harus taklukkan sendiri
dengan cara apapun hanya bisa di mengerti di sini
hatiku tak ingin terus-terusan terpejam
cahaya yang datang dari seorang wanita
ini bisa membuatku tersenyum
dia bodoh..tidak bisa menyanyi..
sederhana..tapi mungkin itu yang ku butuhkan
disitulah akan ada masa depan
meski bukan masa depan yang terbuat dari keajaiban
paling tidak
inilah kenyataan yang kembali membangunkanku
dialah hiro baru
yang mengisi tempat kosong
dari teman yang tidak setia
pada saatnya
suatu sore tetaplah ada sunset
yang akan di tonton dua anak manusia
dan mengklaim bahwa bumi adalah milik mereka
.......merangkai kata.....
kedatanganmu seperti membawa cara baru untuk hidup
seperti,,
embun yang bercampur dengan cahaya natural
ini kusadari
lelap dalam pelukanmu
adalah tempat yang membuat
seorang anak laki-laki tertidur
pertemuan yang di isi dengan
benda asing dan dongeng yang tidak nyambung
sentuhan kecilpun menyenangkan
lukaku pun berlalu
sampai saat keluar rumah
akan kembali
menjadi masa lalu
yang di tinggalkan seorang teman ke masa depan
itu sangat di sesalkan
saat yang satu mati
yang lain menggantikan
ini tidak..
inilah arti senyumku
mengganti teman dan sahabat yang pergi
berjabat tangan dengan diri sendiri
inilah arti senyumku
berdamai dengan ke abadian
merkalah temanku
yang tidak ingin di ketahui oleh orang-orang
dan menjadi pasangan air mata
yang tidak bisa di ambil alih oleh siapapun

Share This Post :

0 komentar:

 
Copyright © 2015 langit biru. All Rights Reserved
Template Johny Wuss Responsive by Creating Website and CB Design